Totalitas Juventus Diperlukan di Musim Depan

08082020-formasibola.com-juventus-kalah-dari-lyon

Berita Bola Liga Italia –‘ Sarri Out’ jadi trending topik spesial di golongan Juventini usai tersingkirnya Juventus dari Liga Champions Champions League di tangan Lyon. Kemenangan 2- 1 (agregat 2- 2) di Allianz Stadium tidak cukup melindungi mereka di kompetisi elit Eropa itu.

Tadinya ada laporan dari SunSport kalau pihak manajemen Juventus dapat memecat manajer lokomotif perokok tersebut bila mereka tersingkir oleh klub Ligue 1 Olympique Lyon pada babak 16 besar Liga Champions. 4 nama manajer mulai dari Mauricio Pochettino, Zinedine Zidane, Simone Inzaghi sampai Gian Piero Gasperini seluruh masuk dalam catatan pengganti Sarri.

Posisi manajer 61 tahun itu sejauh musim ini senantiasa dipertanyakan sebab dikira gagal bawa raksasa Turin bermain menarik, disaat taktik Sarri- ball miliknya kandas diterapkan para pemain yang malah membuat permainan Juventus kian membosankan. Mengubah manajer mungkin dapat jadi langkah mula pergantian, tetapi mereka wajib melaksanakan lebih dari semata- mata mengubah pelatih bila mau menjuarai kompetisi Eropa yang sudah lama mereka nantikan, ialah melaksanakan pergantian skuad mereka secara besar- besaran.

Dikala bawa Cristiano Ronaldo masuk pada tahun 2018, jelas hasrat utama Juventus merupakan berharap kehadiran superstar Portugal itu hendak membantu mereka naik kasta serta dapat mengakhiri penantian gelar Liga Champions semenjak tahun 1996 yang kandas mereka menangkan.

Formasi Terbaru dari Juventus Musim Depan

Dikenal oleh banyak fans kalau skuad The Old Lady dikala ini tidak lumayan baik buat menunjang Ronaldo di depan, spesialnya deretan pemain di lini tengah yang kurang kreatif, serta ini membuat pihak manajemen butuh melaksanakan perombakan besar- besaran pada skuadnya.

Ingat kalau pada masa Massimiliano Allegri, Juventus sukses 2 kali lolos ke partai final sebab mereka mempunyai barisan gelandang terbaik dunia dengan nama- nama semacam Andrea Pirlo, Paul Pogba, Arturo Vidal, serta Claudio Marchisio. Usai era itu berakhir, raksasa Turin kandas memperoleh playmaker baru walaupun mereka sudah tanpa henti berhubungan dengan beberapa pemain kreatif mulai dari Mario Goetze, Isco Alarcon, Julian Draxler, sampai James Rodriguez.

Sedangkan saat ini, skuad starting XI Juventus terlebih lagi tidak dapat disebut lebih baik dari Manchester United yang tidak bermain di Liga Champions, maupun dari skuad muda Chelsea Frank Lampard yang ngos- ngosan buat finish pada posisi 4 besar Premier League.

Saat ini dengan tersisihnya mereka dari Eropa, pihak manajemen wajib lebih bijak untuk membangun skuad mereka kembali sebab, ingat, kalau Cristiano Ronaldo sendiri saja tidak cukup buat bawa pergantian untuk Juve. Mendatangkan gelandang kreatif wajib jadi prioritas, terlebih sebab Miralem Pjanic bakal berangkat, serta Arthur Melo penggantinya bukanlah kategori pemain Nomor 10.

Sayangnya tidak banyak opsi ada di musim panas ini, dengan Paul Pogba pula tampaknya hendak bertahan di Old Trafford. Tetapi Juventus bisa jadi dapat menghidupkan karir James Rodriguez yang terlantar di Real Madrid.

Sebagai contoh berartinya pemain kreatif lihatlah Manchester United dikala ini. Berawal dari tim yang cuma mengandalkan serangan balik cepat pada periode awal Premier League, kehadiran Bruno Fernandes membuat mereka dapat nyaman memainkan bola serta membuka pertahanan ketat lawan yang bermain defensif.

Sedangkan Douglas Costa, Gonzalo Higuain, serta Federico Bernardeschi tidak efisien di lini depan, mendatangkan penyerang baru pula sangat bernilai. Juventus pula wajib bijak dalam perihal ini buat tidak sembarang membeli striker level kedua semacam Alexandre Lacazette ataupun Arkadiusz Milik. Tetapi mari berharap Dejan Kulusevski dapat diandalkan musim depan.

Satu lagi mungkin merupakan bek sayap lincah, lantaran duo Alex Sandro serta Danilo cenderung kaku, tidak tipe kayak Joao Cancelo yang atraktif dan eksplosif yang sayangnya dilepas ke Manchester City. Sedangkan para pemain Juventus yang hanya makan gaji buta semacam Sami Khedira, Blaise Matuidi sampai Gonzalo Higuain sudah saatnya dilepas buat mendatangkan pemain yang lebih mendukung tim buat bermain menarik, kreatif, serta menyerang.