Rekor Baru Diciptakan Oleh Robert Lewandowski

24082020 formasibola.com rekor terbaru robert lewandowski

Berita Bola Liga Champions – Liga Champions 2019/2020 telah berlalu dan beberapa nama telah menjadi juara di bidangnya masing-masing, termasuk Robert Lewandowski untuk pencapaian skor dan tembakan terbaik, sedangkan Lionel Messi adalah menggiring bola lebih baik.

Bayern Munich dipastikan menjadi juara Eropa musim ini 2019/2020 usai mengalahkan PSG 1-0 pada laga tandang di Estadio da Luz, kemarin Senin (24/8) dengan satu-satunya gol yang dicetak pasukan Hansi Flick. oleh Kingsley Coman. Lewandowski tampil sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tahun ini meski gagal memecahkan rekor 17 gol Cristiano Ronaldo musim ini.

Sementara itu, Ángel Di María tetap bisa bangga dengan prestasinya musim ini meski gagal mengantarkan PSG menjadi juara. Setidaknya musim 2019/2020 diakhiri dengan pencapaian sebagai penonton maksimal kompetisi elit Eropa. Selain keduanya, berikut beberapa juara Liga Champions musim ini, menurut whoscored.com.

Pencetak gol terbanyak – Robert Lewandowski (15 gol)

Meski tidak mencetak gol di final atau melanjutkan rekor mencetak golnya dari babak penyisihan grup, penyerang Polandia itu harus bangga menjadi pencetak gol terbanyak musim ini (15 gol), di depan rekan setimnya Serge Gnabry (9) gol) dan Erling Braut Haaland. (8) gol.

Dalam hal assist, eks pemain Real Madrid dan Manchester United itu menunjukkan bahwa ia adalah yang terbaik dengan dua assistnya di semifinal, yang membuatnya meraih 6 assist sepanjang kompetisi, mengalahkan rekan satu timnya Kylian Mbappé dan Robert Lewandowski ( 5 assist).

Menembak – Robert Lewandowski (52 tembakan)

Didukung barisan kedua luar biasa yang dalam banyak kesempatan memberinya umpan matang, eks striker Borussia Dortmund itu bak monster di barisan depan dengan total 52 tembakan sepanjang turnamen, mengalahkan Cristiano Ronaldo (40) dan Mohamed Salah. (36).

Umpan kunci – Joshua Kimmich (28 umpan kunci)

Sering bermain dalam peran defensif, Kimmich secara mengejutkan keluar sebagai umpan kunci teratas di Liga Champions musim ini (28), di depan playmaker seperti Kevin de Bruyne (27), Thomas Mueller (25) dan Toni Kroos ( 24). Dia juga menunjukkan pujian tinggi José Mourinho untuknya. “Saya melihat pemain sayap, bek tengah, pemain nomor 6, nomor 8 dan nomor 10 yang hebat. Kimmich memiliki semua kualitas yang ingin dilihat dan dimiliki oleh pelatih,” kata pelatih Spurs sebelum final.

Sukses Menggiring Bola – Lionel Messi (57 dribel)

Siapa lagi selain Lionel Messi (57), yang sekali lagi membuktikan kualitas kemampuannya, tetap berada di atas pemain lain. Pesaing terdekatnya adalah Neymar (43) dan playmaker Lyon yang kini menjadi incaran banyak klub terbaik Eropa, Houssem Aouar (35).

Umpan Sukses – Raul De Tomas (96,4 persen)

Bukan nama populer, striker pengganti Benfica Raúl de Tomás boleh jadi pemilik operan paling akurat di Liga Champions karena ia hanya tampil 4 kali dan hanya 119 menit di lapangan. Ia mengalahkan pemain reguler seperti Rajiv van La Parra (94,7 persen), Axel Witsel (94,5 persen) dan Toni Kroos (93,8 persen).

Tackles – Konrad Laimer (38 tiket)

Gelandang RB Leipzig Konrad Laimer (38) di depan pemain seperti gelandang Bayern Munchen Thiago Alcantara (34) dan gelandang Atlético de Madrid Thomas Partey (29).

Interceptions – Mats Hummels (30 cegukan)

Meski tersingkir sejak babak 16 besar, Mats Hummels masih memegang rekor intersepsi terbanyak (30) di depan juara Eropa Thiago Alcantara (23) dan gelandang bertahan Zenit Wilmar Barrios (23).

Clearances – Maximilian Wober (44 pukulan)

Bek tim underdog mendominasi daftar dengan bek Salzburg Maximilian Wober (44) di peringkat pemain dengan tendangan paling banyak, di depan bek Lokomotiv Moscow Vedran Corluka (42) dan Gabriel Paulista (41).

Clean Sheet – Keylor Navas (5 lembar bersih)

Keylor Navas kebobolan satu gol di final tadi malam dan absen di semifinal karena cedera, namun penjaga gawang yang memenangkan tiga gelar Liga Champions dengan seragam Real Madrid masih menjadi penjaga gawang dengan clean sheet terbanyak (5) di depan. Manuel Neuer (4) dan Jan Oblak. (4).

Penyelamatan – Fernando Muslera (33 pemberhentian)

Fernando Muslera (Galatasaray) dan Milan Borjan (Bintang Merah Belgrade) telah membuat 33 penyelamatan musim ini. Menariknya, mereka sama-sama menyudahi penyisihan grup sebagai grup terakhir di klasemen, masing-masing di grup A (bersama PSG, Madrid dan Club Brujas) dan grup B (Bayern, Spurs dan Olympiacos).