Lazio Kalah, Inzaghi Sangat Kecewa

atalanta-vs-lazio-la-dea-atasi-tamunya-3-2-GQ9aVy83dq

Formasi Bola – Pelatih Lazio saat ini, Simone Inzaghi mengakui dirinya sangat tidak senang dengan hasil pertandingan melawan Atalanta, Kamis 25 Juni dini hari WIB.

Kecewanya sang juru taktik, lantaran Lazio yang berkunjung ke Stadion Gewiss berhasil unggul cepat melalui gol bunuh diri Marten de Roon dan satu gol tambahan lainnya diciptakan oleh Sergej Milinkovic-Savic. Akan tetapi, di menit ke 38 tuan rumah berhasil membalasnya  melalui Robin Gosens.

Sedangkan setelah mendapatkan arahan dikamar ganti dari Gian Piero Gasperini, Atalanta yang bermain di pertandingan kandang berhasil memperbesar keunggulan mereka melalui Ruslan Malinovskyi dan Jose Luis Palomino di menit ke 80.

Tak berharap dengan kekalahan tipis 3-2 dalam lawatannya ke Bergamo kini membuat Lazio gagal untuk bersaing ketat dengan poin yang dimiliki oleh pemuncak klasemen Serie A Liga Italia, Juventus.

Kekalahan Lazio Melawan Atalanta

Usai jalannya pertandingan, Simone Inzaghi benar-benar kecewa dan baginya gol pertama serta yang terakhir seharusnya tak perlu terjadi

Berbicara kepada Sky Sports Italia, Inzaghi mengatakan tadi adalah pertandingan pertama dalam 3 setengah bulan, di mana ia menyebutkan timnya memiliki awal yang kuat untuk unggul 2-0 dan memiliki peluang untuk menambahkan gol tambahan.

Inzaghi pun sangat kecewa karena timnya sudah membiarkan tuan rumah comeback, terutama gol pertama dan ketiga, yang mana seharusnya bisa dihindari. Ia menegaskan sebuah tim seperti Lazio tidak perlu kebobolan seperti itu.

Baginya pertandingan tadi merupakan sangat penting, tapi timnya justru kalah, jadi jelas ada sebuah penyesalan. Padahal ia sudah meminta agar anak asuhnya bisa bermain baik sejak menit awal dan jika timnya mencetak gol ketiga ia yakin pertandingan akan berjalan berbeda.

Inzaghi juga mengungkapkan beberapa pemainnya juga alami cedera, di mana Luis Alberto tidak bermain lebih dari 70 menit. Sedangkan Danilo Cataldi dan Tucu Correa terpaksa harus digantikan. Sehingga ia tidak memiliki pilihan lain di bangku cadangan untuk melakukan rotasi dan melepas tekanan jalannya pertandingan.

Sementara di pertandingan berikutnya Lazio akan menghadapi Fiorentina, Minggu 28 Juni dini hari WIB, demi membalas kekalahan ketika melawan Atalanta, Lazio sangat mengincar kemenangan.