Arturo Vidal Kecewa Dengan Protokol Kesehatan dan Stadion Kosong

formasibola.com arturo vidal kecewa dengan keputusan laliga

Formasibola.com – Bintang Barcelona Arturo Vidal menyalahkan protokol kesehatan dan stadion yang kosong sebagai penyebab kegagalan mereka merebut kemenangan pada hasil imbang 0-0 di kandang Sevilla, akhir pekan lalu.

Sebagai akibat dari kehilangan dua poin itu, ditambah dengan kemenangan Real Madrid di kandang Real Sociedad, Blaugrana telah merosot ke posisi kedua klasemen LaLiga Liga Spanyol. Dan bintang Barcelona Arturo Vidal juga mengatakan bahwa protokol kesehatan dan stadion yang kosong memberi banyak rintangan untuk timnya pada minggu-minggu terakhir di musim ini.

“Ini aneh dan rumit, dari hal-hal yang harus kami lakukan sebelum pertandingan hingga protokol ketat, karena itu adalah hal-hal yang tidak dapat Anda bayangkan sebelumnya,” kata Vidal kepada Radio Cooperativa.

Protokol Kesehatan dan Stadion

“Dukungan Para penggemar memberi Anda perasaan yang tidak ada sekarang bahkan sebelum kami masuk ke stadion,” lanjut pemain asal Chile berusia 33 tahun itu. “Sekarang atmosfer di dalam stadion sudah berubah sepenuhnya. Anda tidak memiliki dukungan dari penggemar Anda dan sangat sulit untuk berkonsentrasi sejak sebelum masuk ke lapangan. Sepak bola adalah perihal atmosfer yang diciptakan oleh para penggemarnya.”

Meskipun sulit, Vidal dan juga Barcelona saat ini sangat membutuhkan 3 poin ketika mereka menghadapi Athletic Bilbao pada Rabu, 24 Juni dini hari nanti, poin tersebut demi mengejar Real Madrid yang hanya selisih jumlah gol dengan Barcelona.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat intens dan sangat sulit dan kami harus memperbaiki diri karena Athletic lawan yang sangat sulit untuk dikalahkan,” jelasnya. “Kami harus bangkit dan kembali bugar secepatnya sebelum pertandingan berikutnya.”

Arturo Vidal juga membahas format baru Liga Champions Champions League yang akan kembali digelar pada bulan Agustus mendatang. “Jika kami berhasil mengalahkan Napoli di babak 16 besar Liga Champions Champions League, maka pada babak berikutnya akan menjadi pertandingan satu leg saja dan saya suka itu karena Anda bermain hanya dalam 90 menit,” katanya.

“Dalam kondisi seperti itu penting bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik dan saya ingin melakukan itu,” kata mantan pemain Juventus dan Bayern Munchen tersebut.