7 Hal Jika Ronaldo Bermain Dengan Messi di Juventus

04092020 messi ronaldo juventus

Berita Bola Internasional – Akan ada 7 kejadian mengejutkan jika Lionel Messi akhirnya bisa memainkan Cristiano Ronaldo di Juventus. Berikut daftarnya, termasuk kesempatan untuk membalaskan dendam Real Madrid dan Juventus dari Barcelona, ​​peluang spesial untuk Andrea Pirlo, dan juga banyak trofi bersejarah yang mereka bawa ke Turin.

Duet Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo

Sulit membayangkan Lionel Messi bisa bermain sebagai tim dengan Cristiano Ronaldo di Juventus. Banyak faktor yang membuat banyak orang meragukan duet impian ini bisa terwujud, salah satunya ekonomi.

Namun bagaimana jika duet Ronaldo dan Messi bisa terwujud? Berikut adalah tujuh peristiwa menggetarkan yang akan terjadi jika dua ikon sepak bola terbesar abad ini akhirnya mengakhiri persaingan sengit mereka selama bertahun-tahun dan berbagi ruang ganti yang sama.

Duo terhebat dalam sejarah

Seperti Rafael Nadal vs Roger Federer di tenis, berbagai olahraga telah menyaksikan persaingan yang luar biasa, dan sepak bola tidak berbeda dengan duopoli Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Setelah bertahun-tahun persaingan sengit dengan enam dan lima Ballon d’Ors masing-masing, menonton mereka bermain bersama di Juventus pasti akan menyenangkan banyak penggemar sepak bola. Apakah fans Lionel Messi benar-benar mendukung Cristiano Ronaldo dan sebaliknya? Mungkinkah para pendukung Real Madrid dan Barcelona dapat mendukung para pemain yang mereka anggap sebagai rival? Tapi tanpa ragu, ini akan menjadi duo terhebat di mana dua pesepakbola terbaik dalam sejarah sepak bola berpartisipasi.

Semua orang ingin melihat aksi Juventus

Tentu saja, dengan adanya 2 bomber seperti Messi dan Ronaldo di lini serang Juventus akan mengalihkan semua mata ke Turin dan tidak ada yang mau melewatkan pertandingan Juventus musim depan, baik di stadion jika terbuka untuk pemain. pemirsa atau melalui layar.

Pesan untuk mereka yang ragu

Lionel Messi belum pernah memenangkan gelar Liga Champions sejak 2015, sementara Cristiano Ronaldo belum berhasil melewati perempat final sejak meninggalkan Real Madrid. Ada keraguan bahwa zamannya sudah berakhir. Di usia 33 dan 35, ada peluang emas bagi mereka berdua untuk kembali menikmati kesuksesan Eropa bermain bersama. Jika berhasil, mereka juga dapat mengirim pesan kepada penerus Ballon d’Or seperti Neymar, Kevin De Bruyne, Kylian Mbappé, Jadon Sancho, Erling Haaland bahwa dengan bergabung, mereka sebenarnya semakin kuat.

Masa keemasan Juventus

Jika Lionel Messi pindah ke Turin, wanita tua itu tiba-tiba akan kembali awet muda dengan 11 penghargaan Ballon d’Or, 10 Sepatu Emas Eropa, sembilan gelar Liga Champions dan lebih dari 1.200 gol di skuadnya saat ini. Tentunya, mereka akan menjadi favorit untuk merebut semua gelar musim depan, baik di kompetisi nasional maupun Eropa.

Balas dendam karena mengalahkan final Eropa

Juventus sempat melaju ke final Liga Champions dua kali pada 2015 dan 2017, namun sayangnya kalah dari Barcelona dan Real Madrid saat itu. Dengan mendatangkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Bianconeri mematahkan dua rintangan menuju kejayaan Eropa mereka dan berbalik memperkuat skuad Turin. Di Liga Champions, La Pulga tidak pernah kalah di final, sedangkan CR7 hanya kalah satu kali saat membela Manchester United, yakni melawan Barcelona pada 2009.

Pelaksana Bola Mati

Dengan Cristiano Ronaldo mencetak 14 penalti musim lalu, diragukan bahwa dia akan mengabaikan salah satu golnya yang menggiurkan, yang berarti bahwa Lionel Messi idealnya memberikan assist untuk penyerang Portugal itu. Di sisi lain, superstar Argentina itu pada gilirannya akan mendapat tendangan bebas karena dalam aspek ini ia memiliki kualitas yang lebih baik dari penyerang asal Portugal berusia 35 tahun itu.

Peran Andrea Pirlo

Semua pertanyaan ini harus dijawab oleh Andrea Pirlo. Tanpa ragu, dia akan menjadi pelatih paling istimewa dalam sejarah permainan dan satu-satunya pelatih yang memiliki kesempatan untuk melatih dua superstar golf pada waktu yang bersamaan. Bisa jadi sosok Zinedine Zidane untuk Cristiano Ronaldo, dan sosok Pep Guardiola untuk Lionel Messi. Tentu saja, ini akan menjadi tantangan dan tekanan tersendiri bagi pelatih Italia, tetapi, untungnya atau sayangnya, duet impian itu tidak mungkin menjadi kenyataan.